Mau Jadi Miliarder? Ini 10 Ladang Meraup Kekayaan

image

Apakah Anda punya ambisi untuk menjadi miliarder? Jika itu adalah impian besar Anda, tak ada salahnya bila Anda mulai mempertimbangkan jalan menuju kesuksesan tersebut sehingga mampu menempatkan Anda dalam jajaran orang terkaya versi Forbes.

Seperti dilansir dalam laman resmi Forbes, Minggu (10/3/2013), ada sejumlah sektor industri yang telah terbukti dapat menjadi ladang kekayaan dari beberapa miliarder kelas dunia.

Contohnya saja sektor investasi yang telah mengantarkan 148 pengusaha dinobatkan sebagai miliarder, diantaranya George Soros, Carl Icahn dan pendatang baru Seth Klarman maupun Isabel dos Santos. Dalam hal ini, Forbes mengkategorikan kekayaan melalui profesi seperti manajer hedge fund, pialang dan lainnya.

Di samping itu, industri fesyen dan ritel berada diposisi kedua setelah sektor investasi dengan basis pemain sebanyak 146 miliarder pada tahun 2013. Bahkan 21 miliarder baru berhasil masuk dalam deretan orang terkaya lewat bidang ini, termasuk Demenico Dolce dan Stefano Gabbana dari rumah mode ternama Eponymous serta Renzo Rosso yakni seorang pendiri Diesel Jeans.

Di bidang fesyen dan ritel, Kevin Plank berhasil mencetak kekayaan senilai US$ 1,2 miliar melalui produksi dan penjualan kaos Under Armour. Belcorp yang dipegang Peru Eduardo Belmont menuai kekayaan US$ 6,1 miliar dari hasil penjualan kosmetik door to door di 15 negara Amerika Latin.

Dan deretan ketiga ditempati industri real estate yang sukses menghimpun orang terkaya sebanyak 129 miliarder. Industri lain yang menjadi ‘keran’ pundi-pundi uang adalah bidang teknologi dengan catatan nama miliarder Nicholas Woodman dari GoPro yang memproduksi kamera video petualangan di luar ruangan, lalu Hamdi Ulukaya, orang terkaya di industri makanan dan minuman lewat Chobani Yoghurt.

Berikut 10 industri yang berhasil mencetak para miliarder di seluruh dunia versi Forbes:

1. Investasi : 148 miliarder 2. Fesyen dan Ritel : 146 miliarder 3. Real Estate : 129 miliarder 4. Diversifikasi : 125 miliarder 5. Makanan dan Minuman : 100 miliarder 6. Teknologi : 95 miliarder 7. Manufaktur : 89 miliarder 8. Energi : 83 miliarder 9. Keuangan : 78 miliarder 10. Media :69 miliarder

Berbeda, miliarder di sebuah kawasan negara justru lebih spesifik dengan hanya fokus pada industri tertentu. Eropa misalnya, industri paling banyak menyumbang orang terkaya adalah fesyen dan ritel dengan jumlah 62 orang.

Sementara industri real estate di Amerika Serikat sebanyak 53 miliarder lebih rendah dibanding industri teknologi yang mencatatkan 95 miliarder di daftar Forbes. Di wilayah Asia Pasifik, industri real estate justru pencetak miliarder terbanyak dengan basis 71 orang terkaya.

Ini 5 besar miliarder berdasarkan sektor industri per wilayah:

1. Asia Pasifik

Real Estate : 71 miliarder Diversifikasi : 52 miliarder Manufaktur : 41 miliarder Fesyen dan Ritel : 29 miliarder, dan Teknologi : 26 miliarder

2. Eropa

Fesyen dan Ritel : 62 miliarder Investasi : 31 miliarder Logam dan Pertambangan : 30 miliarder Energi : 26 miliarder Makanan dan Minuman : 26 miliarder

3. Timur Tengah dan Afrika

Diversifikasi : 36 miliarder Konstruksi dan Engineering : 9 miliarder Keuangan : 8 miliarder Logam dan Pertambangan : 7 miliarder Makanan dan Minuman : 6 miliarder

4. Amerika

Keuangan : 21 miliarder Fesyen dan Ritel : 19 miliarder Makanan dan Minuman : 16 miliarder Diversifikasi : 14 miliarder Media : 11 miliarder

5. Amerika Serikat

Investasi : 102 miliarder Teknologi 53 miliarder Media : 34 miliarder Energi : 33 miliarder, dan Makanan dan Minuman : 33 miliarder.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s